Haru-Biru, Novel Bahruddin Bekri Tentang Cinta dan Pengorbanan

Susanti
Haru-Biru Bahruddin Bekri (Foto: goodreads.com)
Haru-Biru Bahruddin Bekri (Foto: goodreads.com)
A-AA+A++

Penulis Bahruddin Bekri melalui novel Haru-Biru menghadirkan konsep unik dengan menggabungkan dua cerita berbeda dalam satu buku.

Meski alur dan konflik keduanya tidak saling berkaitan, benang merah yang menghubungkan keduanya tetap sama, yaitu tema kemanusiaan, pengorbanan, cinta, dan pergulatan emosi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Novel ini bukan hanya menawarkan hiburan, tetapi juga mengajak pembaca untuk merenungkan makna kasih sayang, keberanian, dan ketulusan dalam berbagai sisi kehidupan.

Kisah pertama berpusat pada seorang pria yang hidup dengan kondisi gagal ginjal dan kehilangan fungsi kedua organ tersebut. Di tengah keterbatasan fisiknya, ia tetap menyimpan satu harapan besar, yaitu membahagiakan orang yang sangat ia cintai.

Meski tubuhnya semakin lemah, ia tetap berpegang pada cinta yang kuat di dalam dirinya. Untuk mewujudkan keinginan itu, ia meminta bantuan Rayyan, seorang kurir sederhana yang kemudian terseret dalam perjalanan emosional yang mengubah cara pandangnya tentang hidup dan arti pengorbanan.

Cerita kedua menghadirkan nuansa yang berbeda. Rayyan kembali menjadi tokoh utama, kali ini dalam sebuah permainan psikologis yang berlangsung di tengah hutan. Hadiah besar yang ditawarkan membuat banyak peserta tertarik, namun tantangan yang dihadapi jauh lebih kompleks dari sekadar kompetisi biasa.

Rayyan harus bertahan sekaligus berpasangan dengan Citra Indah Qalisya, sosok perempuan yang sejak awal sangat membencinya. Dari situ, konflik, ketegangan, dan dinamika hubungan keduanya menjadi pusat cerita yang terus berkembang.

Kekuatan utama Haru-Biru terletak pada cara penulis membangun emosi pembaca. Kisah pertama terasa begitu menyentuh karena memperlihatkan perjuangan seseorang yang ingin memberi kebahagiaan meski berada dalam kondisi paling rapuh.

Novel ini menegaskan bahwa cinta tidak selalu hadir dalam bentuk kemewahan, melainkan justru lahir dari ketulusan dan pengorbanan yang mendalam.

Baca Juga:  Mebius Dust Tampilkan Preview Episode Pertama dan Penyanyi Lagu Pembuka

Sementara itu, cerita kedua menawarkan ketegangan yang berbeda dengan nuansa psikologis yang lebih kuat. Permainan di hutan membuat pembaca terus penasaran dengan setiap tantangan yang dihadapi para peserta.

Hubungan Rayyan dan Citra yang awalnya dipenuhi konflik perlahan berubah seiring perjalanan cerita, memberikan perkembangan karakter yang terasa natural dan menarik diikuti.

Rayyan digambarkan sebagai tokoh yang realistis dan mudah dirasakan kedekatannya oleh pembaca. Ia bukan sosok sempurna, melainkan manusia biasa yang harus menghadapi berbagai pilihan sulit dalam hidupnya. Hal ini membuat karakternya terasa hidup dan relevan.

Sementara Citra juga berkembang menjadi karakter dengan lapisan emosi yang kompleks, tidak sekadar tokoh pelengkap dalam cerita.

Format dua cerita dalam satu buku memberikan pengalaman membaca yang variatif. Pembaca diajak merasakan dua suasana berbeda, mulai dari drama emosional yang menyentuh hingga ketegangan psikologis yang penuh misteri.

Meski begitu, sebagian pembaca mungkin merasa hubungan antar cerita kurang terhubung secara langsung, karena masing-masing berdiri sendiri. Selain itu, beberapa bagian konflik di cerita kedua terasa diselesaikan terlalu cepat sehingga masih menyisakan ruang untuk pengembangan lebih dalam.

Secara keseluruhan, Haru-Biru berhasil memadukan drama, refleksi kehidupan, dan ketegangan psikologis dalam satu kesatuan yang utuh. Bahruddin Bekri menunjukkan bahwa setiap manusia memiliki perjuangannya masing-masing, dan cinta sering kali hadir melalui bentuk pengorbanan yang tak terduga.

Novel ini tidak hanya menghibur, tetapi juga meninggalkan pesan bahwa harapan selalu bisa tumbuh bahkan di tengah keterbatasan dan kesulitan hidup.(****)

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *