Perpusnas Siap Distribusikan Buku ke Masyarakat di Tahun 2027

Susanti
Perpusnas Siap Distribusikan Buku ke Masyarakat di Tahun 2027 (Foto: unsplash/Trnava University)
Perpusnas Siap Distribusikan Buku ke Masyarakat di Tahun 2027 (Foto: unsplash/Trnava University)
A-AA+A++

Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI kembali salurkan buku bacaan kepada masyarakat pada 2027 setelah tahun 2026 terhenti akibat efisiensi anggaran pemerintah.

Kepala Perpusnas E Aminudin Aziz memastikan komitmen ini dalam konferensi pers di Perpusnas Salemba, Jakarta Pusat, pada 21 September 2026. Aminudin telah mengalokasikan dana khusus untuk mendukung pelaksanaan program penyaluran buku berkualitas ini kepada masyarakat luas.

Program distribusi akan menjangkau hingga 10.000 lokasi di seluruh wilayah. Target utamanya adalah masyarakat di ruang terbuka publik, terutama di desa-desa dan taman baca masyarakat dengan akses literasi terbatas. Meskipun cakupan lokasinya luas, jumlah buku per lokasi akan lebih rendah dari periode sebelumnya.

Pada tahun-tahun lalu, setiap lokasi menerima sekitar 1.000 buku. Untuk tahun 2027, alokasi berkisar antara 400 hingga 500 buku per lokasi, dengan kemungkinan maksimal mencapai 750 buku.

Aminudin menekankan bahwa meski terjadi pengurangan, ketersediaan buku tetap memberikan manfaat signifikan bagi upaya peningkatan literasi nasional.

Aminudin menggarisbawahi pentingnya program ini untuk mendukung strategi literasi nasional yang sedang digemborkan. Menurutnya, promosi literasi akan kurang efektif tanpa ketersediaan materi bacaan berkualitas di masyarakat.

Oleh karenanya, penyediaan buku menjadi bagian integral dari upaya meningkatkan kemampuan baca dan budaya membaca di kalangan publik, khususnya di komunitas-komunitas terpencil.

Anggaran Perpusnas untuk tahun 2027 mengalami peningkatan signifikan berkat dukungan Komisi X DPR. Pagu indikatif awal sebesar Rp 367,725 miliar mendapat tambahan Rp 50 miliar, menjadi Rp 417,725 miliar.

Komisi X juga menyetujui usulan anggaran tambahan sebesar Rp 307,774 miliar. Total alokasi anggaran Perpusnas untuk 2027 mencapai Rp 725,5 miliar.

Perjalanan menuju persetujuan anggaran ini dimulai pada Juli 2026 ketika Aminudin hadir di rapat dengan Komisi X DPR. Ia mengungkapkan keprihatinannya terkait pengurangan anggaran untuk program distribusi buku pada 2026 yang nihil akibat efisiensi pemerintah pusat.

Baca Juga:  Wacana Bahasa Perancis dan Portugis di Sekolah, Peluang Baru atau Tambahan Beban?

Kehadiran tersebut menjadi momentum penting untuk menyuarakan pentingnya dukungan anggaran bagi inisiatif literasi nasional. Dalam rapat terbaru yang diselenggarakan pada 1 September 2026, usulan Perpusnas terkait penambahan anggaran untuk 2027 akhirnya mendapat persetujuan penuh dari Komisi X DPR.(****)

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *