Vertu menghadirkan AlphaFold sebagai gebrakan baru di segmen smartphone lipat premium. Selama ini, pasar foldable didominasi oleh Samsung Electronics, Huawei, dan Honor. Namun pada akhir Mei 2026, Vertu resmi masuk ke kategori ini dengan menyasar kalangan bisnis, eksekutif, kolektor, hingga pecinta produk mewah.
AlphaFold tampil berbeda dibanding ponsel lipat pada umumnya. Perangkat ini menggabungkan material premium, layanan eksklusif khas Vertu, serta sistem kecerdasan buatan yang berfungsi sebagai asisten pribadi digital. Dari sisi harga, perangkat ini langsung mencuri perhatian.
Varian dasar dibanderol mulai sekitar Rp110 juta, sementara edisi tertingginya bisa mencapai Rp750 juta, menjadikannya salah satu foldable termahal di dunia.
Vertu mulai membuka pre-order pada 20 Mei 2026, lalu meluncurkannya secara global pada 28 Mei 2026. Penjualan dilakukan melalui situs resmi dan jaringan distribusi eksklusif internasional.
Hingga awal Juni 2026, perangkat ini memang belum hadir resmi di Indonesia, tetapi sudah bisa dipesan dari luar negeri dan berpotensi masuk melalui jalur distributor premium.
Dari segi desain, AlphaFold menonjolkan kesan eksklusif lewat material pilihan. Bagian belakang tersedia dalam balutan kulit anak sapi premium hingga kulit aligator eksklusif.
Beberapa varian bahkan dilengkapi sentuhan emas 18 karat dan aksen berlian asli. Rangka berbahan titanium dan serat karbon membuatnya terasa kokoh sekaligus elegan. Saat dilipat, tampilannya menyerupai buku agenda mewah milik seorang eksekutif.
Layar utama berukuran 8,05 inci saat dibuka, sementara layar luar mencapai 6,53 inci ketika dilipat seukuran dengan smartphone premium lainnya. Engselnya diklaim mampu bertahan hingga 650.000 kali lipatan, menunjukkan daya tahan tinggi untuk penggunaan jangka panjang.
Konsep desain ini disebut sebagai “Executive Cockpit”, yaitu ruang kerja digital portabel yang memudahkan multitasking dalam aktivitas bisnis.
Untuk performa, AlphaFold dibekali chipset flagship terbaru dari Qualcomm. Dukungan RAM besar dan penyimpanan luas memastikan kinerja tetap lancar, terutama untuk kebutuhan AI dan multitasking berat. Baterai berkapasitas 6.500 mAh juga dirancang agar mampu menunjang aktivitas seharian tanpa sering diisi ulang.
Di sektor kamera, perangkat ini membawa tiga kamera belakang dengan sensor utama 50 MP. Hasil fotonya tetap berkualitas tinggi, baik dalam kondisi terang maupun minim cahaya. Meski bukan fokus utama, kemampuan ini sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan dokumentasi bisnis, perjalanan, hingga konten profesional.
Salah satu fitur unggulan AlphaFold adalah Hermes Agent, sistem AI yang terintegrasi langsung ke dalam perangkat. Teknologi ini dapat membantu mengatur jadwal, merencanakan perjalanan bisnis, menyusun agenda rapat, hingga terhubung dengan sistem perusahaan seperti ERP dan CRM.
Pengguna bahkan bisa memberikan perintah suara untuk menjalankan berbagai tugas secara otomatis. Vertu menyebut perangkat ini sebagai Hermes Agent Phone pertama di dunia.
Dari sisi keamanan, AlphaFold juga dirancang dengan standar tinggi. Proses data dilakukan langsung di perangkat (on-device), dilengkapi lapisan proteksi khusus serta verifikasi tambahan untuk aktivitas berisiko. Dengan sistem ini, data sensitif tidak dikirim ke server eksternal, sehingga privasi pengguna tetap terjaga.(***)



Tidak ada Respon