Pendaftaran SEMA Gelombang 2 UPN Jakarta Tutup 10 Juli, Ini Biaya Kuliahnya

Okin
SEMA Gelombang 2 UPN Jakarta (Foto: Penmaru UPNVJ - UPN "Veteran" Jakarta)
SEMA Gelombang 2 UPN Jakarta (Foto: Penmaru UPNVJ - UPN "Veteran" Jakarta)
A-AA+A++

Pendaftaran SEMA UPN Jakarta untuk Gelombang 2 tahun 2026 masih berlangsung hingga 10 Juli pukul 15.00 WIB.

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) terus menerima pendaftaran melalui jalur Seleksi Mandiri (SEMA). Calon mahasiswa dapat mendaftar secara daring melalui laman https://pendaftaran.upnvj.ac.id/.

Jalur SEMA Gelombang 2 hanya menggunakan kriteria seleksi akademik. Penilaian didasarkan pada skor UTBK SNBT Tahun 2026 dengan bobot 60 persen dan hasil Tes Literasi Bela Negara SEMA UPNVJ Gelombang 2 dengan bobot 40 persen.

Kuota dalam jalur ini berasal dari peserta yang tidak melakukan pendaftaran ulang pada jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes Tahun 2026, SEMA UPNVJ Gelombang 1, dan SMMPTN Barat Tahun 2026.

Biaya pendaftaran untuk SEMA Gelombang 2 sebesar Rp 375.000. Calon mahasiswa dapat membayar melalui BNI, BSI, BTN, atau Bank Mandiri menggunakan teller, ATM, mobile banking, atau internet banking. Pembayaran yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan.

Beberapa ketentuan penting berlaku untuk peserta. Pendaftar harus pernah mengikuti UTBK-SNBT Tahun 2026, meskipun mereka tidak memilih UPN Jakarta pada pendaftaran awal tetap dapat ikut SEMA Gelombang 2.

Peserta boleh memilih program studi yang sama atau berbeda dari pilihan awal mereka di UTBK-SNBT, namun hanya dapat memilih maksimal dua program studi.

Kuota seleksi mandiri dibagi menjadi dua skema. Skema Non-Afirmasi mendapat alokasi 60 persen dengan seluruh kuota untuk jalur akademik menggunakan nilai UTBK dan Tes Literasi Bela Negara.

Skema Afirmasi memiliki kuota 40 persen yang terbagi menjadi tiga kategori: keluarga besar TNI/POLRI/PNS Kemhan/PNS POLRI sebesar 50 persen, keluarga besar UPN Jakarta sebesar 45 persen, dan alumni sebesar 5 persen. Jika kuota Afirmasi tidak terpenuhi, sisa akan dialihkan ke Skema Non-Afirmasi.

Baca Juga:  Anjloknya Rupiah: Strategi Bertahan Hidup Finansial untuk Mahasiswa Kos

Jadwal pelaksanaan proses seleksi telah ditetapkan dengan rapat. Cetak kartu peserta ujian dimulai 14 Juli 2026 pukul 15.00 WIB. Uji coba Tes Literasi Bela Negara akan dilakukan 18 Juli 2026 pukul 09.00 sampai 10.00 WIB.

Ujian Tes Literasi Bela Negara sesungguhnya dilaksanakan 22 Juli 2026 mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB dengan jadwal sesuai kartu peserta masing-masing (sesi pagi atau siang). Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan 31 Juli 2026 pukul 15.00 WIB.

Setelah pengumuman, beberapa kegiatan administrasi harus diselesaikan calon mahasiswa. Tes kesehatan dilakukan 1 Agustus 2026 pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Verifikasi peserta KIPK dilakukan 1 Agustus 2026 pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Pengumuman penetapan KIPK diumumkan 2 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB.

Pembayaran daftar ulang mahasiswa baru dimulai 1 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB hingga 5 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB. Daftar ulang mahasiswa baru ditutup 5 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.

Biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) jalur SEMA bervariasi tergantung program studi yang dipilih.

Program D3 Keuangan dan Perbankan, D3 Akuntansi, D3 Sistem Informasi, S1 Manajemen, S1 Ekonomi Pembangunan, S1 Ekonomi Syariah, S1 Ilmu Komunikasi, S1 Hubungan Internasional, dan S1 Hukum mengenakan Rp 6.400.000 per semester. S1 Ilmu Politik memiliki UKT paling rendah yakni Rp 6.202.000 per semester.

Program kesehatan memiliki biaya lebih tinggi dibanding program lainnya. D3 Fisioterapi mengenakan UKT sekitar Rp 7.000.000, sementara D3 Keperawatan Rp 7.300.000.

S1 Keperawatan mengenakan Rp 8.000.000 dan S1 Fisioterapi Rp 8.700.000. S1 Kesehatan Masyarakat memerlukan Rp 7.600.000 dan S1 Gizi memerlukan biaya berdasarkan ketentuan universitas.

Selain UKT yang dibayar per semester, calon mahasiswa juga harus membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI) saat awal penerimaan sebagai mahasiswa baru.(****)